Sosialisasi Tagar #100ribudapatapa

Tagar #100ribudapatapa, mendorong perempuan zaman now belanja di pasar tradisional.

Dua pekan terakhir jagad maya Indonesia diramaikan oleh Tagar #100ribudapatapa. Pemicunya adalah pernyataan dari Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tentang kenaikan harga bahan pokok.
Saat berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu, Sandiaga bercerita ada seorang ibu yang bertengkar dengan suaminya karena uang belanja Rp.100 ribu.
Menurut cerita Sandiaga, dengan duit belanja tersebut si ibu hanya membawa pulang bawang dan cabai. Hal tersebut, kata Sandiaga, sebagai dampak dari kondisi ekonomi dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah.

Pernyataannya tersebut pun kemudian menjadi sorotan warganet. Banyak dari warganet yang tak setuju dengan pendapat tersebut. Melalui tagar #100ribudapatapa, kaum hawa berlomba-lomba mengunggah foto hasil belanjaan mereka senilai Rp 100 ribu ke media sosial. Tak hanya bawang dan cabai yang mereka dapat.
Banyak dari mereka yang juga bisa membeli ayam, telur, tahu, tempe, bumbu dapur dan berbagai sayuran. Tanpa kita sadari tagar #100ribudapatapa berkembang menjadi sebuah gerakan belanja di pasar tradisional.

Mengapa pasar tradisional? Baca entri selengkapnya »

Membuktikan Prabowo bisa Ngaji dan Shalat

Perang tagar dan argumen antara pendukung Jokowi dan Prabowo selama beberapa minggu terakhir ini terasa sangat hebat. Mulai dari topik keberhasilan kepemimpinan Jokowi, tagar #2019gantipresiden, kinerja dan kebijakan pemerintahan, kenaikan dollar dan berbagai topik lainnya yang sepertinya tidak habis-habis menjadi perdebatan di jagat maya ini.

Berawal dari kehadiran Prabowo di acara “Surabaya Bersholawat” yang juga dihadiri Habib Syech, muncul video yang menunjukkan keengganan Habib Syech untuk berpelukan di Prabowo. Cuplikan videonya bisa dlihat disini https://www.youtube.com/watch?v=lY4YpD__V5g

Beberapa jam kemudian di grup-grup Whatsapp yang berbau politik, bermunculan postingan dengan hashtag #2019prabowongaji dan #prabowongaji dan isinya hanya berupa link-link berita : Baca entri selengkapnya »

Apakah Daya Beli Masyarakat Kita Benar-benar Turun?

By. Rhenald Kasali.

Saya kok ragu, daya beli turun. Kajian yg kami lakukan pada dataran mikro, menunjukkan uang sedang berpindah (Shifting), dari kalangan menengah ke atas, ke ekonomi rakyat. Dan para elit sekarang sedang sulit, karena peran mereka sebagai “Middleman” pudar akibat Disrutive Innovation, lalu mereka teriakkan “daya beli turun”.

Saya cek di tiga titik :

1. JNE. Ini adalah jaringan logistik, yg market share-nya sudah di atas PT Pos, dan nama perusahaannya disebut oleh semua bisnis online. Di JNE saya dapat data, bahwa pegawainya ditambah terus utk melayani pengambilan dan pengiriman logistik. Penambahan SDM dalam bbrp bulan terakhir mencapai 500 orang.

Tak banyak orang yg tahu, bahwa konsumen dan pedagang beras di Kalimantan, kini lebih banyak membeli beras dan minyak goreng via tokopedia, dari Surabaya, Lombok, Makasar dll. Juga tak banyak yang tahu, bahwa angkutan kargo udara dari Solo, naik pesat utk pengiriman garmen dan barang2 kerajinan. Juga dari kota2 lainnya. Artinya, usaha2 kecil dan kerakyatan mulai diuntungkan.
Baca entri selengkapnya »

Agenda dibalik #2019GantiPresiden

Satu demi satu para penumpang gelap yg bersembunyi didalam agenda besar Gerakan #2019GantiPresiden mulai terkuak konspirasinya

1. Di Indonesia :
Selama ini orang-orang Partai Keadilan Sejahtera (PKS)-lah yang muncul dipermukaan mendorong Gerakan #2019GantiPresiden , tapi ternyata selain PKS, Organisasi Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah beberapa waktu lalu juga menyatakan dukungan kepada gerakan #2019GantiPresiden untuk dilaksanakan pada awal tahun depan.

Seperti yang diungkapkan oleh Juru bicara HTI, Ismail Yusanto yang menegaskan bahwa organisasinya memiliki semangat yang sama dengan gerakan yang diusung Mardani Ali Sera.

Sama-sama tak menghendaki kepemimpinan Jokowi berlanjut sampai dua periode.!

“#2019GantiPresiden adalah gerakan rakyat yang sudah emoh terhadap rezim zalim, bohong, dan ingkar janji,” ujar Ismail.
( Sumber https://nasional.tempo.co/read/1121414/hti-mengaku-dukung-gerakan-2019gantipresiden/full&view=ok )

agenda2019gantipresiden
Baca entri selengkapnya »

SAYA INGIN MEMELUK MEILIANA

Hari ini pasal karet dalam KUHP tentang penodaan dan penistaan agama memakan korban. Dan lagi-lagi korbannya adalah saudaraku dari kalangan minoritas. Membaca kisah MEILIANA yang dihukum 18 bulan hanya karena mengeluhkan suara adzan isya’ dari masjid di dekat rumahnya, membuat perasaan saya tergerus. Ketidakadilan hukum di negeri ini kembali memakan korban. Hakim dan Jaksa yang tidak punya nurani kembali memporak-porandakan nalar sehat kita semua.

Kisah duka MEILIANA yang berasal dari Tanjung Balai Sumatera Utara ini dimulai pada tanggal 22 Juli 2016 lalu. Dia hanya sekedar mempertanyakan kepada tetangganya mengapa suara speaker di masjid terdengar lebih keras daripada biasanya. Pertanyaan sederhana dari perempuan keturunan Tionghoa yang cantik ini rupanya ditanggapi orang-orang cupet nalar dengan membabi buta. Lalu meledaklah emosi kaum cupet nalar dan logika ini dengan ramai-ramai membakar 14 Vihara di Tanjung Balai. Semua mereka lakukan dengan dalih membela agama yang ternista. Mereka merasa agama Islam telah ternoda dengan pertanyaan lugu dari Meiliana. Duuuh…….

Lalu MEILIANA yang dianggap pemicu kerusuhan terburuk dalam sejarah kota Tanjung Balai ini ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Dan Selasa, 21 Agustus 2018, Hakim memvonis 18 bulan penjara Meiliana sesuai dengan tuntutan Jaksa. Dan anehnya para gerombolan liar yang membakar 14 Vihara itu hanya divonis 3 bulan. Quo Vadis keadilan di negeri ini. Alangkah lucunya negeri ini 😭 Baca entri selengkapnya »

DOLLAR US Menguat BUKAN karena RUPIAH yang LEMAH

Dollar menjadi mata uang safe haven, menguat hingga tertinggi 13 bulan terakhir.
Investor memborong Dollar AS sebagai dampak dari kejatuhan Lira Turki.
Pemerintah Turki mengumumkan kenaikan tarif impor barang dari AS sebagai balasan kebijakan yang sama dari AS.
Indeks Dollar AS mencapai 96.86, tertinggi sejak Juni 2017.
Laju penguatan makin kencang setelah laporan penjualan ritel AS meningkat jauh lebih tinggi dari perkiraan, meskipun beberapa data minor lainnya rilis merah.
Fundamental:
-Building Permits (GOOD)
-Housing Starts (GOOD)
-Philly Fed Manufacturing Index (BAD)
-Unemployment Claims (BAD)
-Natural Gas Storage (BAD)

OIL
Minyak turun karena terbebani outlook ekonomi yang berpotensi menurunkan permintaan minyak global.
Laporan API pada hari Selasa dan EIA pada hari Rabu malam menyebutkan adanya kenaikan pada produksi minyak AS.
Tehnikal strong SELL, support 63.83.
Suggest: SELL at 65.00
Open : 64.87
R2 : 66.48
R1 : 65.67
S1 : 64.40
S2 : 63.83
Baca entri selengkapnya »

Kristen dan Islam Saling Bunuh di Surga

Ini adalah cerita imajiner bagaimana Kristen dan Islam Saling Bunuh di Surga.
Jangan dipersekusi yah 🙂

Beberapa saat setelah saling bunuh dalam perang salib, orang Islam dan Kristen bertemu Allah di akherat…
Orang Islam : Ya Allah, saya sudah rela membunuh dan terbunuh demi menegakkan agamamu, sayalah syuhadamu, sayalah yg paling pantas masuk surga.
Orang Kristen : Ya Tuhan Allah kami, saya juga telah mati demi agamamu, sayalah martir sejatimu, sayalah yg paling pantas masuk surga.
Allah : Apa kalian yakin, yg kalian lakukan layak diganjar surga?
Orang Islam + Kristen : Tentu saja, kami sudah terlanjur kehilangan nyawa kami.
Allah : Kalau begitu kalian berdua berhak masuk surga. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama. Tag: , . 1 Comment »
%d blogger menyukai ini: