KETIKA VIRUS CORONA MEMBUNGKAM WAHABI

Setelah menyaksikan pemerintah Arab Saudi memerintahkan agar masjid-masjid di Arab Saudi dikosongkan, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?!

Setelah menyaksikan pemerintah Arab Saudi melarang umrah, thawaf dan sa’i, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?!

Lalu setelah mendengar Menteri Urusan Agama Islam Arab Saudi memerintahkan shalat jenazah di kuburan, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?! Setelah negara Qatar dan Uni Emirat Arab menutup semua masjid, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?!

Bukankah menutup masjid, melarang umrah, thawaf, sa’i dan menshalatkan jenazah di kuburan itu, bid’ah?! Bukankah Nabi saw, sahabat dan generasi salafus shalih tidak pernah melakukan hal yang demikian?! Mengapa kaum Wahabi di Indonesia diam seribu bahasa menyaksikan bid’ah terbesar yang dilakukan oleh negara-negara “sunnah” di Arab?! Atau Apakah kaum Wahabi di Indonesia tidak punya istilah syar’i untuk membenarkan bid’ah-bid’ah tersebut?

Ketika Virus Corona Membungkam kaum Wahabi

Ketika Virus Corona Membungkam kaum Wahabi

Baca entri selengkapnya »

Munajat Corona

Inikah caraMu menunjukkan kuasa atas kami
Peradaban yang kami bangun ternyata serapuh virus yang begitu kecil
Bagaimana pula kami harus melawan murkaMu yang begitu besar
Segala macam senjata perang tak berdaya menghadapi musuh yang tak terlihat

China dan Amerika tengah berebut menjadi negara adidaya nomor satu
Saudi dan Iran terus ribut Sunni-Syiah tak berkesudahan
Eropa pun konflik sesama mereka sejak Brexit mengemuka
Indonesia tercinta terus mempolitisasi agama tiada henti

Tiba-tiba virus itu hadir
Luluh lantak semua kesombongan kami yang seolah berlomba menguasai panggung peradaban dunia

Penduduk dunia seolah terpenjara
Dalam rumah mereka sendiri
Dalam batas negara mereka sendiri

Kemakmuran ekonomi yang mereka agungkan kini terancam pupus dengan kerugian pundi dan sendi ekonomi mereka Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama. Tag: , . Leave a Comment »

Bubarnya Agama

Puisi Bubarnya Agama versi agama Islam dan Agama Kristiani Kristen

Versi Islam

Makkah sepi
Madinah sunyi
Kakbah dipagari
Masjid tutup
Jamaah bubar
Jumat batal
Umrah di stop
Haji tak pasti
Lafadz adzan berubah
Salaman dihindari

Corona datang
Seolah-olah membawa pesan
Ritual itu rapuh!

Ketika Corona datang
Engkau dipaksa mencari Tuhan
Bukan di tembok Kakbah
Bukan di dalam masjid
Bukan di mimbar khutbah
Bukan dalam thawaf
Bukan pada panggilan azan
Bukan dalam shalat jamaah
Bukan dengan jabat tangan Baca entri selengkapnya »

Apakah Binatang Juga Ulama?

Dunia medsos sempat digegerkan dengan sebuah video ceramah Ustad Nur Sugik yang mengatakan bahwa Binatang Juga Ulama. Video dapat anda lihat dan tonton di halaman berikut.

Menonton video ceramah dari Nur Sugik yang mengaku sebagai ustad, membuat saya tertarik untuk mencari definisi dari kata “Ulama.” Berdasarkan definisi yang ada di Wikipedia, tertulis bahwa Ulama (bahasa Arab: العلماء, har. ‘orang-orang berilmu, para sarjana’‎) adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina dan membimbing umat Islam baik dalam masalah-masalah agama maupun masalah sehari-hari yang diperlukan, baik dari sisi keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Dari definisi diatas jelas tertulis bahwa perkataan Ulama ditujukan ke manusia, karena belum ada binatang yang bisa membina dan membimbing imat Islam.

Nur Sugik Binatang yang jadi Ulama

Nur Sugik Binatang yang jadi Ulama

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama. Tag: , . Leave a Comment »

Membuktikan Prabowo bisa Ngaji dan Shalat

Perang tagar dan argumen antara pendukung Jokowi dan Prabowo selama beberapa minggu terakhir ini terasa sangat hebat. Mulai dari topik keberhasilan kepemimpinan Jokowi, tagar #2019gantipresiden, kinerja dan kebijakan pemerintahan, kenaikan dollar dan berbagai topik lainnya yang sepertinya tidak habis-habis menjadi perdebatan di jagat maya ini.

Berawal dari kehadiran Prabowo di acara “Surabaya Bersholawat” yang juga dihadiri Habib Syech, muncul video yang menunjukkan keengganan Habib Syech untuk berpelukan di Prabowo. Cuplikan videonya bisa dlihat disini https://www.youtube.com/watch?v=lY4YpD__V5g

Beberapa jam kemudian di grup-grup Whatsapp yang berbau politik, bermunculan postingan dengan hashtag #2019prabowongaji dan #prabowongaji dan isinya hanya berupa link-link berita : Baca entri selengkapnya »

SAYA INGIN MEMELUK MEILIANA

Hari ini pasal karet dalam KUHP tentang penodaan dan penistaan agama memakan korban. Dan lagi-lagi korbannya adalah saudaraku dari kalangan minoritas. Membaca kisah MEILIANA yang dihukum 18 bulan hanya karena mengeluhkan suara adzan isya’ dari masjid di dekat rumahnya, membuat perasaan saya tergerus. Ketidakadilan hukum di negeri ini kembali memakan korban. Hakim dan Jaksa yang tidak punya nurani kembali memporak-porandakan nalar sehat kita semua.

Kisah duka MEILIANA yang berasal dari Tanjung Balai Sumatera Utara ini dimulai pada tanggal 22 Juli 2016 lalu. Dia hanya sekedar mempertanyakan kepada tetangganya mengapa suara speaker di masjid terdengar lebih keras daripada biasanya. Pertanyaan sederhana dari perempuan keturunan Tionghoa yang cantik ini rupanya ditanggapi orang-orang cupet nalar dengan membabi buta. Lalu meledaklah emosi kaum cupet nalar dan logika ini dengan ramai-ramai membakar 14 Vihara di Tanjung Balai. Semua mereka lakukan dengan dalih membela agama yang ternista. Mereka merasa agama Islam telah ternoda dengan pertanyaan lugu dari Meiliana. Duuuh…….

Lalu MEILIANA yang dianggap pemicu kerusuhan terburuk dalam sejarah kota Tanjung Balai ini ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Dan Selasa, 21 Agustus 2018, Hakim memvonis 18 bulan penjara Meiliana sesuai dengan tuntutan Jaksa. Dan anehnya para gerombolan liar yang membakar 14 Vihara itu hanya divonis 3 bulan. Quo Vadis keadilan di negeri ini. Alangkah lucunya negeri ini 😭 Baca entri selengkapnya »

Kristen dan Islam Saling Bunuh di Surga

Ini adalah cerita imajiner bagaimana Kristen dan Islam Saling Bunuh di Surga.
Jangan dipersekusi yah 🙂

Beberapa saat setelah saling bunuh dalam perang salib, orang Islam dan Kristen bertemu Allah di akherat…
Orang Islam : Ya Allah, saya sudah rela membunuh dan terbunuh demi menegakkan agamamu, sayalah syuhadamu, sayalah yg paling pantas masuk surga.
Orang Kristen : Ya Tuhan Allah kami, saya juga telah mati demi agamamu, sayalah martir sejatimu, sayalah yg paling pantas masuk surga.
Allah : Apa kalian yakin, yg kalian lakukan layak diganjar surga?
Orang Islam + Kristen : Tentu saja, kami sudah terlanjur kehilangan nyawa kami.
Allah : Kalau begitu kalian berdua berhak masuk surga. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama. Tag: , . 1 Comment »
%d blogger menyukai ini: