Mengapa Harus Partai Bulan Bintang?

Partai Bulan Bintang (PBB) adalah Partai Islam dan sekaligus Partai Indonesia. Sebagai Partai Islam, PBB melandaskan perjuangannya pada ajaran-ajaran Islam yang berlaku universal dan bersifat “Rahmat Bagi Sekalian Alam” sebagaimana dikatakan al-Qur’an. Universalisme ajaran Islam, terutama tentang asas keadilan, kejujuran, kebenaran, pemihakan kepada kaum yang lemah dan tertindas, penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia apapun agama yang mereka peluk, adalah asas perjuangan PBB. Segenap warga PBB wajib menjunjung tinggi akhlak yang mulia, wajib menunjung tinggi norma-norma etik Islam yang universal. Politik adalah bagian dari dakwah untuk mengajak manusia ke arah kebajikan dan menolak kemungkaran. Tidak akan ada pihak yang dirugikan dengan prinsip-prinsip ini. Baca entri selengkapnya »

Video Caleg PKS Kena Razia Panti Pijat

Era video internet selain memberi angin segar buat para pengumbar syahwat, juga memberi kepuasan tersendiri bagi para podcaster berita untuk menampilkan info yang lebih transparan. Berikut ini contoh video berita nya:

Anggota DPRD dari PKS Digerebek di Panti Pijat

Zulhamli Alhamid, anggota DPRD Kota Jambi dari PKS, tertangkap saat berhubungan intim di sebuah panti pijat Baca entri selengkapnya »

Benarkah PKS Pro Rakyat Indonesia?

Testimoni ini ditulis oleh seorang mantan kader PKS dari UI bernama Arbania Fitriani sebagai “note” pribadi di facebook. Yang menyentuh saya adalah kritik arbania terhadap doktrin PKS yg ia anggap sama sekali tak manusiawi, padahal, pada ideolog ikhwanul muslimin yg menjadi inspirasi gerakan tarbiyah/PKS selalu gembar-gembor bahwa Islam (maksud Islam sebagaimana ditafsirkan dalam kerangka ideologi mereka) adalah agama yg “waqi’i”, dan “waqi’iyyah” (sikap realistis thp kebutuhan alamiah manusia) sebagai prinsip utama dalam doktrin dan dakwah Islam. Tapi benarkah demikian? Selamat Membaca!

Benarkah PKS Pro Rakyat Indonesia?

A TESTIMONY FROM EX PKS CADRE

Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam. Baca entri selengkapnya »

FPI Siap Serbu Israel dengan 1000 Mujahid!

Korban penyerangan Israel ke Jalur Gaza terus bertumbangan menjadi 225 orang dan Israel mengatakan serangan ini tidak akan memakan waktu singkat. “Ini tidak akan mudah dan ini tidak akan singkat,” ujar Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak seperti dilansir dari Reuters. “Ada waktunya kita tenang dan ada waktunya untuk melawan, dan sekarang adalah waktunya melawan,” imbuh Barak.

Beberapa minggu sebelum penyerangan Israel tersebut, pejuang hamas melakukan serangan roket dan para pemimpin Israel telah mengeluarkan peringatan mereka untuk menyerang balik Hamas. Dan penyerangan ini dianggap Israel sebagai serangan balasan karena Hamas karena merusak gencatan senjata dengan serangan roket dan mortir berulang-ulang yang melawan Israel, dan menganggap Hamas bertanggung jawab karena menghancurkan gencatan senjata dan memperbarui kekerasan di Gaza. Baca entri selengkapnya »

PKS, Politisasi Agama atau Agama Terpolitisasi?

Agaknya tindakan blunder para petinggi PKS dalam setiap kebijakannya akan menjadi bumerang ampuh bagi partai ini untuk bisa melebarkan sayapnya. Setelah beberapa saat lalu mereka menggegerkan pentas politik dengan iklan politik pemuja Suharto nya, kali ini petinggi PKS Hidayat Nurwahid mengusulkan agar MUI mengeluarkan fatwa haram terkait masalah golput. Namun sayangnya MUI menilai, urusan golput bukan masalah agama melainkan politik.

Bujukan mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid agar MUI, NU, dan Muhammadiyah, mengeluarkan fatwa haram atas sikap golput menuai kritik dan kecaman. Fatwa tersebut dinilai menyesatkan, sebab undang-undang tidak mewajibkan masyarakat memilih dalam pemilu.
“Kalau kondisi politik tidak kondusif, parpol tidak amanah, dan tiba-tiba ada fatwa untuk wajib memilih dalam pemilu, saya kira itu fatwa yang sesat,” kata Direktur Eksekutif IndoBarometer M Qodari. Baca entri selengkapnya »

Mengenal Agen Gerakan Islam Radikal

Semangat menghidupkan sunnah Nabi SAW di satu segi, dan memposisikan gerakan Islam di luar komunitasnya sebagai bid’ah, khawarij, dan tuduhan lain yang jauh dari kesan Islami; tanpa dibarengi dengan wawasan ilmu, pemahaman syari’ah dan siyasah secara memadai, membuat mereka mudah diprovokasi dan diperalat musuh-musuh Islam. Banyak gerakan Islam, dalam melawan zionisme dan hegemoni AS, justru diperalat oleh musuh dengan mengusung doktrin zionis tanpa disadari, sehingga mudah dihancurkan.

Penting bagi aktivis Islam untuk mengenal di antara karakteristik ormas, orpol, maupun gerakan Islam, yang kadangkala tanpa disadari menjadi alat musuh untuk menghancurkan Islam karena selalu diidentikkan dengan kekerasan dalam Islam. Berdasarkan kajian dan pengalaman karakteristik mereka itu dapat dikenali antara lain: Baca entri selengkapnya »

Tragedi Terorisme di Mumbai!

Turut berdukacita kepada korban terorisme di Mumbai dan tetap mengutuk terorisme dalam bentuk apapun! Berikut beberapa screenshot gambar tragedi penyerangan teroris di Mumbai India

teroris mumbai

teroris mumbai Baca entri selengkapnya »

Dianggap Penyebar Komunis, Film Lastri Diancam Dibubarkan

Kegiatan pembuatan film yang bertajuk Lastri garapan sutradara senior Eros Jarot di wilayah Surakarta (Jateng), mendapat tantangan dari sejumlah aktivis ormas Islam. Pasalnya, shooting film yang melibatkan sejumlah artis terkenal di Tanah Air yang seharusnya dimulai sejak awal Nopember 2008, hingga kini belum belum terlaksana karena diancam akan dibubarkan sekelompok orang dari ormas Islam karena menganggap film itu berbau komunis. Eros mengaku lebih baik menghentikan shooting karena tidak ada jaminan dari aparat keamanan.
Jalannya dialog antara Eros Djarot dengan warga diwarnai perdebatan panjang terkait persepsi yang disampaikan soal tudingan penyebaran ajaran komunisme dalam film Lastri. Penolakan dari pemrotes tak urung mengganggu jalannya syuting.

Lastri adalah film yang diadaptasi dari buku Suara Perempuan Tragedi ’65 karya Ita F. Nadia.Disutradari oleh Eros Djarot dan diproduksi pada tahun 2008. Baca entri selengkapnya »

Koleksi Kartun Aktual

Iklan PKS

gambar PKS Baca entri selengkapnya »

Menyimak Iklan Politik PKS

Iklan PKS yang memunculkan beberapa tokoh dari berbagai latar belakang ormas mendapat suara keras dari tokoh muda NU, Marwan Ja’far. Dia mengolongkan tindakan yang dilakukan PKS sebagai ghasab. ”Ini kan soal etika politik ada kulonnuwonnya lah. Kalau saya bisa katakan lebih keras, saya bisa bilang ini ghasab dan itu hukumnya dosa. Ghasab itu mengambil milik orang lain dan artinya dosa, dari sisi substansi apapun ini hukumnya ghasab,” katanya dalam diskusi dialektika demokrasi di pressroom DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/11/2008).
Selain itu, menurutnya dari berbagai sisi baik dari sisi ideologis maupun kultur antara NU dengan PKS jauh berbeda. ”Dari sisi aswaja (ahli sunnah wal jamaah), secara kultur tradisi juga beda dan secara etika itu enggak benar,” tegasnya.

Menurutnya PKS adalah partai yang ekslusif dan menurutnya mazhab yang dimiliki oleh PKS juga tidaklah jelas. (baca Mengapa Masjid Harus Diambilalih) ”PKS cenderung ekslusif, mazhabnya juga enggak jelas, jualannya Islam justru Islam secara simbolik,” ketusnya. Menurut Ja’far, iklan PKS yang mengambil sosok KH Hasyim Asy’ari adalah sebuah kemunafikan. Sebab, dalam prakteknya di lapangan sikap PKS sangatlah berbeda dengan ideologi NU. “Ini politik kekanak-kekanakan yang luar biasa. Jika di lapangan tidak sesuai dengan ideologi NU, itu suatu kemunafikan,” ujar anggota Komisi III Ini. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama, Politik. Tag: , , , . 49 Comments »
%d blogger menyukai ini: