KADRUN dan CORONA

Kadrun vs corona

Kadrun vs corona

𝗞𝗔𝗗𝗥𝗨𝗡 𝗗𝗔𝗡 𝗖𝗢𝗥𝗢𝗡𝗔

𝟭. 𝗩𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻

China : Berpikir
Kadrun : Mencoba cocoklogi

𝟮. 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗯𝗻𝘆𝗮

China : Ambil sample, teliti
Kadrun : Itulah kenapa Allah haramkan beberapa binatang

𝟯. 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗞𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗶 𝗪𝘂𝗵𝗮𝗻

China : Karantina Wuhan
Kadrun : Kalian siksa suku Uighur, Allah balas siksa satu kota

𝟰. 𝗩𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗲𝗿𝗲𝗯𝗮𝗸

China : Usaha
Kadrun : Inilah adzab yang Allah berikan kepada kalian

𝟱. 𝗣𝗮𝘀𝗶𝗲𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁 𝗩𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

China : Terus berusaha
Kadrun : Stop siksa suku Uighur

𝟲. 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗖𝗵𝗶𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗠𝗲𝗺𝗮𝗸𝗮𝗶 𝗠𝗮𝘀𝗸𝗲𝗿

China : Produksi masker besar-besaran
Kadrun : Kan Allah sudah peringatkan jauh sebelumnya untuk memakai Hijab

𝟳. 𝗩𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗖𝗼𝗿𝗼𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶-𝗷𝗮𝗱𝗶

China : Bangun Rumah Sakit dalam waktu singkat
Kadrun : Corona adalah Tentara Allah

𝟴. 𝗠𝘂𝗹𝗮𝗶 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗡𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮

China : Fokus dalam negeri
Kadrun : Negara kita masih dilindungi Allah

𝟵. 𝗕𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗧𝗲𝗿𝗸𝗼𝗻𝗳𝗶𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮

China : Fase penyembuhan pasien
Kadrun : Ini semua berkat Doa Qunut dan Doa Ulama

𝟭𝟬. 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗸𝗲 𝗔𝗿𝗮𝗯

China : Tengah mengembangkan vaksin
Kadrun : Thawaf sepi, apakah ini adalah tanda kiamat

𝟭𝟭. 𝗖𝗼𝗿𝗼𝗻𝗮 𝗧𝗶𝗯𝗮 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮

China : Jumlah pasien yang sembuh terus meningkat
Kadrun : Corona masuk karena mengkonsumsi daging Babi

𝟭𝟮. 𝗠𝘂𝗹𝗮𝗶 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮

China : Pertempuran melawan Corona
Kadrun : Corona bisa disembuhkan lewat Wudhu, Ruqyah dan Berdoa

𝟭𝟯. 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮

China : Umumkan kepada dunia atas kemenangan melawan Corona
Kadrun : 🙄🙄🙄🙄🙄

𝗬𝗮 𝗧𝘂𝗵𝗮𝗻, 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗞𝗮𝗱𝗿𝘂𝗻 𝗶𝗻𝗶 𝗱𝗶𝗰𝗶𝗽𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗝𝘂𝗿𝗶 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝘂𝗺𝗮𝘁 𝗹𝗮𝗶𝗻 𝗮𝘁𝗮𝘂𝗸𝗮𝗵 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗹𝘂𝗰𝗼𝗻.

Ditulis dalam Sosial Budaya. Tag: , . 1 Comment »

Bubarnya Agama

Puisi Bubarnya Agama versi agama Islam dan Agama Kristiani Kristen

Versi Islam

Makkah sepi
Madinah sunyi
Kakbah dipagari
Masjid tutup
Jamaah bubar
Jumat batal
Umrah di stop
Haji tak pasti
Lafadz adzan berubah
Salaman dihindari

Corona datang
Seolah-olah membawa pesan
Ritual itu rapuh!

Ketika Corona datang
Engkau dipaksa mencari Tuhan
Bukan di tembok Kakbah
Bukan di dalam masjid
Bukan di mimbar khutbah
Bukan dalam thawaf
Bukan pada panggilan azan
Bukan dalam shalat jamaah
Bukan dengan jabat tangan Baca entri selengkapnya »

LOCKDOWN GIGI LU PEANG !!

Saya ingat pernah baca tulisan seorang – yang katanya dia dokter dan ahli virus.

Ada satu paragraphnya yang berbunyi, “Pak Jokowi, lockdown, pak. Kami bisa kok tahan kelaparan beberapa saat, yang penting negara ini sehat..”

Apakah Indonesia harus Lockdown?

Apakah Indonesia harus Lockdown?

Tulisan ini viral dan dibagikan ribuan orang, yang akhirnya membangun narasi supaya Jokowi mengambil tindakan tegas LockDown untuk mencegah virus Corona menyebar.

Enak memang bicara “tahan lapar” ketika di ATM ada uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah sebagai cadangan. Paling pusingnya sedikit, ketika bahan pokok hilang dari pasar.

Tapi bagaimana dengan driver ojek online ? Baca entri selengkapnya »

Apakah Binatang Juga Ulama?

Dunia medsos sempat digegerkan dengan sebuah video ceramah Ustad Nur Sugik yang mengatakan bahwa Binatang Juga Ulama. Video dapat anda lihat dan tonton di halaman berikut.

Menonton video ceramah dari Nur Sugik yang mengaku sebagai ustad, membuat saya tertarik untuk mencari definisi dari kata “Ulama.” Berdasarkan definisi yang ada di Wikipedia, tertulis bahwa Ulama (bahasa Arab: العلماء, har. ‘orang-orang berilmu, para sarjana’‎) adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina dan membimbing umat Islam baik dalam masalah-masalah agama maupun masalah sehari-hari yang diperlukan, baik dari sisi keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Dari definisi diatas jelas tertulis bahwa perkataan Ulama ditujukan ke manusia, karena belum ada binatang yang bisa membina dan membimbing imat Islam.

Nur Sugik Binatang yang jadi Ulama

Nur Sugik Binatang yang jadi Ulama

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agama. Tag: , . Leave a Comment »

Alasan Mengapa Harus Membenci Forex !

Pernah anda membenci forex? Saya pernah. Malah sampai benci banget sampe ke tulang sumsum!

Saya bangkrut karena forex, kehilangan segalanya, sampai terusir dari kota dan jadi “pelarian” karena diancam bunuh oleh investor-investor saya. Dan karena itu semua saya menyalahkan forex.

Saking bencinya, setiap mendengar kata forex saya jadi mual, muak dan bete seketika, kadang sampe sakit perut nggak jelas. Sebisa mungkin saya menghindar dari forex. Setiap jalan ke mall atau melewati cafe, melihat ada orang yang duduk dengan laptop dimeja, saya langsung sangka buruk, pasti trade forex. Dan tanpa sadar ada suara dikepala saya

“Sok paten, nanti bangkrut kayak aku, baru kau tau rasa”,
“Sombong, bentar lagi miskin kau”
“Bentar lagi kau akan kehilangan semua hartamu lae”.

Itu kata-kata hampir seperti doa. Pokoknya saat itu orang yang paling saya benci itu trader.

Bahkan yang lebih menyakitkan adalah kehilangan teman dan saudara. Selama 4 tahun, di HP saya hanya ada 10 nama. Ortu dan adik-adik saya. Yang lebih ngenes itu istri saya, dia bahkan harus memutuskan contact dengan kakak kandungnya sendiri.
Hanya untuk menutupi keberadaan saya. Tidak ada yang boleh tau saya dimana, karena taruhannya nyawa.

Alasan Mengapa Membenci Forex Baca entri selengkapnya »

Sosialisasi Tagar #100ribudapatapa

Tagar #100ribudapatapa, mendorong perempuan zaman now belanja di pasar tradisional.

Dua pekan terakhir jagad maya Indonesia diramaikan oleh Tagar #100ribudapatapa. Pemicunya adalah pernyataan dari Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tentang kenaikan harga bahan pokok.
Saat berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu, Sandiaga bercerita ada seorang ibu yang bertengkar dengan suaminya karena uang belanja Rp.100 ribu.
Menurut cerita Sandiaga, dengan duit belanja tersebut si ibu hanya membawa pulang bawang dan cabai. Hal tersebut, kata Sandiaga, sebagai dampak dari kondisi ekonomi dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah.

Pernyataannya tersebut pun kemudian menjadi sorotan warganet. Banyak dari warganet yang tak setuju dengan pendapat tersebut. Melalui tagar #100ribudapatapa, kaum hawa berlomba-lomba mengunggah foto hasil belanjaan mereka senilai Rp 100 ribu ke media sosial. Tak hanya bawang dan cabai yang mereka dapat.
Banyak dari mereka yang juga bisa membeli ayam, telur, tahu, tempe, bumbu dapur dan berbagai sayuran. Tanpa kita sadari tagar #100ribudapatapa berkembang menjadi sebuah gerakan belanja di pasar tradisional.

Mengapa pasar tradisional? Baca entri selengkapnya »

Membuktikan Prabowo bisa Ngaji dan Shalat

Perang tagar dan argumen antara pendukung Jokowi dan Prabowo selama beberapa minggu terakhir ini terasa sangat hebat. Mulai dari topik keberhasilan kepemimpinan Jokowi, tagar #2019gantipresiden, kinerja dan kebijakan pemerintahan, kenaikan dollar dan berbagai topik lainnya yang sepertinya tidak habis-habis menjadi perdebatan di jagat maya ini.

Berawal dari kehadiran Prabowo di acara “Surabaya Bersholawat” yang juga dihadiri Habib Syech, muncul video yang menunjukkan keengganan Habib Syech untuk berpelukan di Prabowo. Cuplikan videonya bisa dlihat disini https://www.youtube.com/watch?v=lY4YpD__V5g

Beberapa jam kemudian di grup-grup Whatsapp yang berbau politik, bermunculan postingan dengan hashtag #2019prabowongaji dan #prabowongaji dan isinya hanya berupa link-link berita : Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: