Sosialisasi Tagar #100ribudapatapa

Tagar #100ribudapatapa, mendorong perempuan zaman now belanja di pasar tradisional.

Dua pekan terakhir jagad maya Indonesia diramaikan oleh Tagar #100ribudapatapa. Pemicunya adalah pernyataan dari Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tentang kenaikan harga bahan pokok.
Saat berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu, Sandiaga bercerita ada seorang ibu yang bertengkar dengan suaminya karena uang belanja Rp.100 ribu.
Menurut cerita Sandiaga, dengan duit belanja tersebut si ibu hanya membawa pulang bawang dan cabai. Hal tersebut, kata Sandiaga, sebagai dampak dari kondisi ekonomi dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah.

Pernyataannya tersebut pun kemudian menjadi sorotan warganet. Banyak dari warganet yang tak setuju dengan pendapat tersebut. Melalui tagar #100ribudapatapa, kaum hawa berlomba-lomba mengunggah foto hasil belanjaan mereka senilai Rp 100 ribu ke media sosial. Tak hanya bawang dan cabai yang mereka dapat.
Banyak dari mereka yang juga bisa membeli ayam, telur, tahu, tempe, bumbu dapur dan berbagai sayuran. Tanpa kita sadari tagar #100ribudapatapa berkembang menjadi sebuah gerakan belanja di pasar tradisional.

Mengapa pasar tradisional? Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: